Membaca judulnya, tidak jarang yang langsung pasang lima (atau lebih) kali sepuluh senti kerutan di dahi Anda.
Awas, nanti cepet tua!
Blog ini saya tulis setelah roundtrip di berbagai pusat perbelanjaan di Surabaya dan Sidoarjo.
Sebagai cewek, tidak terlalu mengherankan bila saya sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk sekedar window shopping atau shopping beneran di mall
. Kalau sudah window shopping, rasanya mata ini segar kembali
. He he he.. Aneh ya? Window shopping selama berjam-jam tidak berarti boleh melupakan kewajiban utama sebagai muslimah dunkz.. Yup! Sholat.![]()
Karena hobi window shopping ini, mushola di berbagai mall sudah pernah saya jajal. Mulai dari mal se-eksklusif Mal Galaxy sampai yang belum selesai dibangun seperti SunCity Mall (Sidoarjo)
. Berikut perbandingan eye-report saya di beberapa mal (pusat perbelanjaan) di Surabaya dan Sidoarjo.
Sun City Mal (Sidoarjo)
Pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Pahlawan ini memang belum selesai dibangun. Dengan Giant sebagai pasar raya-nya, mall ini diprediksi mampu menyedot pengunjung dalam jumlah yang tidak sedikit. Pengunjung yang datang tentu saja didominasi penduduk setempat yaitu masyarakat Sidoarjo. Masyarakat Surabaya jelas pikir dua kali bila hendak mengunjungi mall ini. Selain karena letaknya yang jauh dari perbatasan Surabaya-Sidoarjo, desain interior dan tata ruangnya sangat tidak menarik. Mengapa saya katakan tidak menarik? Alasan pertamanya adalah Sun City yang pelit lahan sekedar untuk meletakkan mesin ATM yang tidak lengkap (nggak ada BNI-nya. Hehehehe). Saking pelitnya, mesin-mesin tersebut diletakkan di bawah eskalator. Jadi, jangan terkejut kalau nanti mall ini memunculkan sensasi di media masa dengan tajuk mengenai pengunjung yang pingsan karena kejedot ketika melakukan transaksi di ATM Center Sun City Mall.
Alasan kedua, yang jadi inti pembicaraan, adalah musholla. Musholla yang disediakan oleh pihak Sun City amat sangat tidak memenuhi syarat. Saya tidak tahu maksud dibalik keikhalsan Sun City menyediakan 2 x 5 kuota jamaah saja untuk sekian banyak pengunjung dan karyawan yang notabene adalah muslim. Untungnya, toilet yang dipergunakan untuk wudhu tergolong bersih dan letaknya tidak jauh dari mushola.
(Mall-mall lain? To be continued…) 

whehehe
btul mbah
Comment by adit — 25 January 2008 @ 3:16 am
kalo Sun City Mall dikatakan desain interior dan tata ruangnya sangat tidak menarik, ada satu Mall lagi yang bikin semua orang Indonesia sangat geram.
Meskipun tulisan ini to be continued, saya yakin Tika gak akan sampai berpikir untuk bahas ttg Mall ini. selain karena letaknya tidak di Surabaya, Tika juga belum pernah kesana.
:) ).
( komentar sok tahu ya
Mall ini sengaja merampas kekayaan budaya kita.
Mall ini sengaja merebut sebagian tanah kita.
Mall ini sengaja menindas hak-hak asasi saudara kita.
Mall ini sengaja mengkambinghitamkan hutan kita.
Mall ini bernama Mall-aysia!!
sesuai titah almarhum sesepuh negarawan kita,
mari kita Ganyang saja mereka!!
Comment by onnosz — 31 January 2008 @ 9:30 pm
ohhhh,,,,lahwong katanya kemarin sun city adalah mall terbesar di sidoarjo,,dan termewah,,soalnya kemarin mau iut lomba ngga’ jadi,,,so aku ngga’ tau banyak mall yang menjadi perbincangan masyarakat ini,,
Comment by rokhmatul ilmiah — 2 March 2008 @ 1:17 am
Slm
PTC (Pakuwon Trade Center) punya masjid di lantai 5 (parkiran). Bisa buat sholat jumat. Diresmikan bapak Anang (Kapolwiltabes SBY) April 2008. Setahu kami itu satu-satunya mal yang punya masjid yang layak.Meski demikian, di dalam PTC ada lebih dari 2 gereja untuk umat Kristen. Termasuk SSCC juga terpakai untuk ibadah.
Semoga keberadaan mal terus terkendali oleh semua pihak…
Kunjungi blog kami juga ya….!
Comment by smpputri — 28 November 2008 @ 6:58 am