11 June 2007

Puisi Gie dalam Cahaya Bulan

Filed under: Uncategorized

akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang tlah lama kita ketahui
apakah kau masih selembut dahulu
memintaku minum susu dan tidur yang lelap
sambil membenarkan letak leher kemejaku

kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah Mandala wangi
kau dan aku tegak berdiri
melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin

apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap
kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat
apakah kau masih akan berkata
“ku dengar derap jantungmu”

kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta…

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://tikaw.blogsome.com/2007/06/11/puisi-gie-dalam-cahaya-bulan/trackback/

  1. WOOOOOOEEEEEEEEEEEEEEE BOZ, KEREN BANGETTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT,

    Comment by DIWACIITA — 29 January 2008 @ 7:44 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.