19 March 2007

Pembajakan di Indonesia : Tindakan Bejat atau Penyelamat?

Filed under: Uncategorized, Manusiawi

Akhir-akhir ini para seniman musik maupun perfilman banyak melakukan aksi anti-pembajakan. Mulai dari mendesak pemerintah, “pasang” logo Stop Pembajakan di kaset-kaset, sampai aksi-aksi yang bener-bener bikin yang nonton bergidik merinding denger kata PEMBAJAKAN.
Pembajakan di Indonesia sebenarnya merupakan sebuah dilema. Di satu sisi, pembajakan adalah suatu pelanggaran Hak Cipta. Di sisi lain, hasil atau produk pembajakan adalah malaikat penyelamat bagi rakyat kecil yang butuh hiburan.
Inilah yang selama ini mungkin tidak terpikirkan oleh para korban pembajakan. Kebanyakan dari mereka hanya mengklaim pembajakan sebagai suatu pelanggaran yang tentu saja merugikan mereka terutama finansial mereka.
Kalau saja seniman-seniman korban pembajakan itu mau turun tangan langsung merazia para pembajak VCD atau bahkan DVD se-Indonesia, ada banyak hal yang akan mereka temui.
Pembajakan bukan terjadi tanpa alasan.
Memang saat ini tekhnologi semakin canggih. Rekaman pita kaset hampir dianggap barang punah setelah muncul MP3. VCD pun semakin ketinggalan jaman setelah lahir DVD. Seperti yang kita ketahui bersama, hampir tidak ada orang yang mau dianggap ketinggalan jaman apalagi gagap tekhnologi. Dengan alasan itulah mereka berbondong-bondong membeli MP3 player atau DVD player. Tapi, apa gunanya MP3 Player dan DVD player kalau tidak ada MP3 atau DVD itu sendiri? Karena itulah mereka membeli kepingan DVD atau MP3 terbaik, biar playernya nggak rusak. Namun sayangnya besarnya keinginan untuk membeli DVD atau MP3 tersebut tidak diimbangi dengan luasnya pemasaran DVD dan MP3 asli atau original.
Di Kabupaten Tegal, contohnya. Kalau mau cari lagunya Inul sampai Beethoven, semua ada. Tapi ya bajakan. Kenapa? Karena memang di sini tidak ada toko atau kios yang menjual DVD atau MP3 asli. Jadi ya terpaksa beli yang palsu.
Hal ini perlu direnungkan untuk kemudian dicari solusinya. Semoga para seniman korban pembajakan itu mau mengerti dan mau meninggalkan sepatah kata untuk mengomentari tulisan ini. Amin…

3 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://tikaw.blogsome.com/2007/03/19/pembajakan-di-indonesia-tindakan-bejat-atau-penyelamat/trackback/

  1. ada kabar bajakan dari SLI tapi say what i dont know, bener apa nggaknya? itulah fakta industri musik disini nih:
    www.seemslikeidiot.blogspot.com

    Comment by PEMBAJAK — 23 January 2009 @ 4:05 am

  2. ada koment dan buka aib tentang pelaku bajakan di Indonesia dan Tegal nyoh……….gak tau apakah bener selicik itu pelaku bisnis musik kita? gw jg kaget
    www.seemslikeidiot.blogspot.com

    Comment by PEMBAJAK — 23 January 2009 @ 4:06 am

  3. Yah begitulah, pembajakan di Indonesia memang sebuah dilema. Di satu sisi pembajakan adalah pelanggaran hak cipta, tapi sisi lain, pembajakan-pembajakan terhadap perangkat lunak komputer, justru dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia sendiri. Lihat saja betapa ribuan bahkan jutaan orang Indonesia sangat terbantu oleh Microsoft Windows palsunya. Atau software-software lain yang saya yakin kebanyakan juga non-orisinil.
    Andaikan penerapan hukum hak cipta terhadap para pembajak benar-benar diaplikasikan, entah apa yang terjadi dengan orang-orang tadi. Mungkin Indonesia masih menjadi negara terbelakang jika tidak ada pembajakan.

    Tapi bagaimanapun juga, pembajakan harus diSTOP!! Apapun alasannya.

    Comment by dhimz — 15 June 2009 @ 1:03 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.